Cara Mudah Penyampaian SPT Tahunan Menggunakan E-Filing

Haaae…apa kabar para wajib pajak? Sudahkah Anda menyampaikan SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan) Pajak Penghasilan tahun 2016? *kemudian beberapa dari kalian nengok tanggal.* Aaah…masih pertengahan bulan ini.¬†ūüėÄ

Tak mengapa. Batas akhir penyampaian SPT Tahunan masih setengah bulan lagi, tepatnya tanggal 31 Maret 2017. Namun, jika sudah menyampaikannya, makan pun makin nikmat. Ngga lagi memikirkan tanggungan penyampaian SPT Tahunan. Apalagi bagi kamu yang ngga punya asisten buat nyampein SPT, mending disampaikan secepatnya.

Ya ngapain ditunda-tunda, ya. Terlebih, Dirjen Pajak telah menyediakan website khusus yang dapat digunakan untuk menyampaikan SPT Tahunan. Situs tersebut bernama e-Filing. Aplikasi berbasis website ini memudahkan tiap wajib pajak untuk menyampaikan SPT Tahunan PPh secara elektronik yang dilakukan secara online. Wajib Pajak cukup mengakses website https://djponline.pajak.go.id.

Kuakui, cara menyampaikan SPT Tahunan menggunakan e-Filing ini mudah, asal kamu memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Kamu ngga lupa¬†user dan password¬†yang sebelumnya telah di daftarkan di¬†e-Filing.¬†User berupa NPWP dan Password yang digunakan adalah kata kunci yang telah didaftarkan pada aplikasi¬†e-Filing.¬†Jika sampai lupa password untuk masuk¬†e-Filing,¬†kamu bisa minta informasi lewat kantor pajak setempat atau klik¬†lupa password¬†yang tersedia di bawah laman¬†log in. Namun, ini cukup panjang lagi urusannya. Karena harus memasukkan NPWP dan EFIN. Hahaha. Duuh…kalau sampai lupa EFIN, ini harus banget datang ke Kantor Pajak, ya.
  2. Selain lupa EFIN, ada yang lebih parah lagi, nih. Lupa alamat email dan password yang sudah di daftarkan di e-Filing. Apakah tingkat keparahnya cukup sampai di sini? Kagaaak!
  3. Ternyata, beberapa diantara si Wajib Pajak tuh ada yang lupa alamat email dan passwordnya. Wkwkwwk. Ini paling parah. Solusinya, beneran harus datengin kantor pajak sambil bawa es krim buat petugasnya, ya.

Nah, kalau semua sudah di tangan, sudah bisa¬†masuk aplikasi¬†e-Filing, ini ada¬†lima hal perlu diperhatikan saat mengisi¬†e-Filing. Yuuk…pelan-pelan mengisinya.

  • Pertama, perhatikan dialog yang ada dalam aplikasi, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh sistem. Seperti penghasilan dalam satu tahun, sampai pada akhirnya kamu memilih menyampaikan SPT Tahunan menggunakan Formulir.
  • Kedua, ada beberapa form yang harus diperhatikan saat mengisi. Dimulai dari¬†form daftar pemotongan/pemungutan PPh.¬†Ini wajib banget di isi, ya. Tinggal klik tambah, lalu diisi data NPWP pemotong pajak, tanggal pemotongan, sampai besarnya PPh.

1 Pemotong Pajak

  • Ketiga, ini kolom penghasilan kena pajak (PKP). Kolom ini akan terisi secara otomatis setelah kamu mengisi gaji netto. Besarnnya penghasilan harus sesuai dengan formulir 1721-A2 yang telah dibagikan oleh bendahara kantor. Ingat, HARUS SAMA. Kalau ada yang ngga sama, berarti ada yang salah saat mengisi gaji bersih, atau daftar keluarga.

3 Penghasilan Kena Pajak

  • Keempat, ini juga terisi otomatis oleh sistem. Namun, lagi-lagi harus sama dengan¬†ormulir 1721-A2 yang telah dibagikan oleh bendahara kantor. Ingat, HARUS SAMA.

4 Penghasilan Terutang

  • Kelima, ini perlu banget dicek. Besaran rupiah yang ada di kredit pajak tuh sama dengan besarnya rupiah yang telah dimasukkan pada¬†form daftar pemotongan yang ada pada poin kedua.

5 Kredit Pajak

  • Keenam, ini kalau sudah sampai formulir ini dan hasilnya NIHIL, dan seluruh data output sama dengan formulir 1721-A2, kamu bisa LEGA karena tinggal beberapa langkah lagi yang harus ditempuh. *ngos-ngosan* ūüėÄ ūüėÜ Sebagai¬†catatan, keterangan NIHIL akan muncul kalau seluruh data sama dengan formulir 1721-A2. Perhatikan betul angka-angka yang tertera pada formulir dari bendahara kantor, ya.

6 PPh Bayar

  • Finally,¬†kamu bisa mengirim laporan SPT Tahunan setelah memasukkan¬†kode verifikasi.¬†Kode ini bisa kamu dapatkan bila klik pada tulisan [disini]. Sistem akan mengirim otomatis kode¬†verifikasi tersebut ke e-mail¬†yang telah didaftarkan di e-Filing.¬†Makanya, kalau kamu sampai lupa nama¬†e-mail¬†dan¬†password¬†yang digunakan untuk e-filing,¬†penyampaian SPT Tahunan akan cukup rumit. ūüėõ

8 Kirim SPT

Omong-omong, kode yang dikirim ke e-mail ada dua, yaitu kode verifikasi dan server code. Yang harus dimasukkan sebelum mengirim SPT yaitu kode verifikasi, bukan server code. Penting diperhatikan, ya.

Setelah kode verifikasi dimasukkan, lalu klik Kirim SPT, kamu akan menerima¬†e-mail¬†pemberitahuan sebagai bukti penerimaan Elektronik. Waaaini…kalau sudah seperti ini, kamu bisa lega beneran. Bisa ngapa baen sekarepe kowe lah, ya. ūüėõ

FYI,¬†cara mudah penyampaian SPT Tahunan menggunakan E-Filing¬†ini khusus bagi kamu, Wajib Pajak, yang kerja di bawah payung Aparatur Sipil Negara, BUMN, dan atau BUMD. Yuk, segera sampaikan SPT Tahunan. Layanan e-filing¬†online selama 24 jam, lho.¬†ūüôā

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *