Samsung Alpha 5 atau Alpha 7?

Aku kerap dimintai pertimbangan oleh teman dalam memilih smartphone, khususnya Samsung. Sebagian besar dari mereka masih bingung memilihnya. Pada seri A atau Alpha, misalnya. Antara Alpha 5 dan Alpha 7.

“Bagusan mana, sih, Samsung Alpha 5 dan Alpha 7?”

Di sini lah mereka mulai mikir dan cari tahu perbandingannya. Sudah mencoba browsing, tapi belum juga yakin dan paham. Lalu, bagaimana aku meyakinkannya sampai mereka benar-benar mantap memilih smartphone samsung?

Pertama aku jelaskan dahulu, bahwa piranti antara Alpha 5 dan Alpha 7, tuh, ngga begitu banyak perbedaanya. Desain dan bahan sama-sama terbuat dari bahan metal dan glass. OS sama-sama android Marshmallow, fast charging, support 4G, sensor fingerprint, baterai non removable, kamera depan 16 MP, Memori RAM 3 GB dll dll, yang jelas banyak kesamaan.

Lalu, beralih pada perbedaan. Ini yang penting menjadi bahan pertimbangan. Antara Samsung Alpha 5 dan Alpha 7 ini hanya berbeda dalam ukuran layar dan kapasitas baterai. Ukuran layar Alpha 5 lebih kecil yaitu 5,2 inch dan Alpha 7 punya lebar layar 5,5 inch. Selisih 0,3 inch. Sementara untuk baterainya, Alpha 5 kapasitas 3000 mAh, dan Alpha 7 berkapasitas 3600 mAh.

Sekadar informasi, bahwa setiap aplikasi dalam smartphone yang sering digunakan membutuhkan konsumsi listrik dengan ukuran yang berbeda. Kamera, Video, dan segala aplikasi yang ada di dalamnya. Aplikasi WhatsApp, misalnya. Ia membutuhkan kurang lebih 61 mAh.

Dari sini, mungkin mulai paham. Tipe mana yang lebih bagus dengan perbandingan yang sudah kusebut. Perbedaannya sangat tipis, bukan? Tapi selisih harga di atas lima ratus ribu rupiah. Pertanyaan berikutnya pun muncul.

“Kira-kira, membeli smartphone ini mau digunakan untuk apa?”

Samsung seri A terkenal dengan tampilannya yang elegan karena terdapat beberapa pilihan warna cerah, tak hanya hitam dan putih. Model pun terlihat lebih tipis. Makanya, yang kutanyakan berikutnya kepada mereka adalah tentang kegunaan. Hanya mau buat “aksesoris” atau ada kegunaan lain yang lebih dari itu. Buat streaming, misalnya.

Ya, semisal mau digunakan buat nonton, pastinya lebih nyaman dengan layar yang lebih lebar. Tapi sayang banget, kalau tujuan membeli smaetphone tipe ini hanya mau buat streaming. Mending pilih tablet dengan layar yang lebih lebar lagi. Samsung punya tablet dan atau phablet yang ngga kalah nyaman buat nonton, lho.

Dan tentang kapasitas baterai, sebagai permulaan antara 3000 mAh dan dan 3600 mAh memang cukup terasa. Tentunya lebih awet yang 3600 mAh. Namun, setelah pemakaian tiga bulan atau bahkan lebih, akan terasa sama. Apalagi buat kamu yang ngga merawatnya. Mengisi baterai sambil buat aktivitas, misalnya. Ini pasti akan mempengaruhi ketahanan baterai. Dari yang tadinya awet, menjadi mudah habis atau bahkan mudah drop.

Ingat, baterai smartphone samsung untuk seri Alpha ini non removable, lho. Tahu sendiri harus bagaimana kalau kualitas sudah ngga bagus. Berbeda dengan baterai yang removable atau bukan tanam. Bisa dengan mudah membeli dan menggantikannya.

Apakah kalian pernah galau saat akan membeli smartphone? Kalau “dalamannya” cuma beda tipis, mending pilih yang harganya lebih terjangkau, deh. Ngga usah mikir terlalu panjang, ya. Belanda makin dekat, nih. 😆

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *