Perbedaan barang Resmi, BM, dan Replika

Sepertinya masyarakat harus lebih berhati-hati lagi saat membeli barang-barang elektronik terutama pada produk kamera dan handphone. Replika , Black Market (Pasar Gelap) mungkin sudah tidak dapat ditutupi lagi tentang peredarannya. Tapi apa kamu tahu  perbedaan barang resmi , BM , dan replika  , mari sejenak kita nikmati alur ketikan saya yang terkadang ngebosenin 😀

Barang Resmi :

  • Didistribusikan oleh distributo resmi dan dijual di toko-toko handphone dari toko hanphone terbesar sampai counter-counter ponsel kecil
  • Terdapat stiker POSTEL , dan yang jelas ada pilihan manual bahasa Indonesia
  • Garansi resmi dari pabrik , anda bisa claim garansi resmi dengan syarat ketentuan berlaku , seperti masih dalam masa garansi , belum root , dan yang jelas belum di banting atau diajak berenang diair 😀
  • harga Mahal (tergantung ekonomi masing-masing) , tapi sebanding dengan kualitas yang kamu dapatkan , karena harga mahal itu meliputi beberapa tahap-tahap , seperti cukai , penambahan bahasa dll

Barang Replika :

  • Produk yang intinya tiruan yang sangat mirip dalam tampilan fisik , biasanya yang sering beredar samsung dan apple
  • Secara fisik sangat mirip dengan aslinya , tapi kalau berbicara  hardware sepertinya masih menggunakan produk lokal atau bisa saja menggunakan komponen bekas atau komponen yang rusak
  • secara interface, bisa dial/telpon *#0*#, bila muncul LCD Test, maka bukan produk replika.
  • harga tergolong paling murah , karena anda tahu sendiri barang ini kualitasnya patut dipertanyakan .
  • Tidak ada garansi dari dealer resmi , keumgkinan hanya garansi beberapa hari dari penjual , itupun kalau ada 😀

Barang BM (Black Market) :

  • Barang kemungkinan besar barang  asli seperti barang resmi , bisa dilihat dari fisik , segel dan hardware , tapi produk ini sebenarnya barang dari luar negeri sana.
  • Distribusi dari perorangan, sekelompok orang atau nekad beli sendiri dari luar negeri , dan dijual dinegara sendiri
  • Tidak dijual di toko-toko , hanya perorangan / kelompok yang sengaja belanja ponsel tersebut diluar negeri dan dijual lagi di Indonesia tanpa melalui proses cukai , ya anda bisa menyebutnya barang selundupan , atau pasar gelap
  • Garansi perorangan atau distributor (tapi sebenarnya tidak ada , karea kalau garansi anda harus terbang ke negara tempat pembelian ponsel tersebut) , bisa 1-3 bulan , tergantung dari penjual juga barangnya laku semua , atau malah bangkrut , karena barang tersebut, menggunakan modal sendiri.
  • Tidak ada stiker POSTEL .
  • Service center resmi tidak melayani garansi internasional , jadi apabila anda menggunakan ponsel samsung indonesia dan anda mengaransikannya di malaysia itu tidak bisa diterima. Harus sesuai dengan pembelian , jadi bila anda membelinya di Indonesia ,pakainya di Indonesia, garansinyapun harus di Indonesia
  • Kemungkinan terbesar adalah di dusbook , buku manual dan ponsel itu sendiri tidak ada bahasa Indonesia, hanya bahasa asing sesuai negara wilayah pembelian distributor anda tadi.
  • Lebih murah 10-30% karena apa! , karena tidak melalui proses cukai yang sudah saya jelaskan diatas , jadi barang tersebut bebas pajak.

SMARTPHONE

Tambahan :

  • membedakan ponsel replika dan barang resmi tidak bisa dengan melihat sekilas saja anda harus benar-benar mencermati barang terbut.
  • buka “imei.info” dan masukkan imei anda jika emei dan nama produk benar kemungkinan barang bukan produk replika
  • tekan *#0*# dari menu dial, bila keluar deretan kotak berisi warna dan fasilitas ponsel , berarti barang tersebut asli
  • samakan imei yang di ponsel anda dengan kardus , seharusnya sama.

 

4 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *