Google Sandbox Bukan Sahabat Belajar IT

google sandboxSahabat Belajar IT, sudah tahukah kamu tentang Google Sandbox? Kalau saya baru tahu. Itupun karena ia cari perhatian banget, memaksa untuk berkenalan. Belum lama ini malah. Sebelumnya, saya hanya mengenal Google.Com, Google Webmaster, Google Translete, beserta kawan-kawannya yang baik.

Lha sekarang malah dipaksa mengenal family Google yang masih asing ini. Serius, mengenal Google Sandbox tuh bikin sakit hati. Tidak seharusnya saya kenal dengan Sandbox. Lebih baik kenal dengan Sunblock. :mrgreen:

Google Sandbox adalah sebuah penjara, dimana penjara tersebut tidak terbuat dari jeruji besi. Melainkan tembok yang tebal sekali, tanpa fentilasi dan atapnya pun terbuat dari cor-coran semen, bukan genting atau seng. Benar-benar ruangan yang begitu pengap. Susah banget untuk bernapas. Hahaha

Itu arti lebaytun versi saya, ya. Sedangkan arti sesungguhnya, merujuk pada penjelasan dari Wikipedia. Google Sandbox adalah sebuah istilah “nama hukuman” yang diberikan oleh Google, sebagai pengamatan tentang cara Google memberi peringkat pada halaman web kamu. Peringkat terkait dengan indeks google atau SERP.

Maksudnya, bahwa Google Sandbox merupakan hukuman atau penjara bagi sebuah halaman blog yang dianggap keluar dari jalur algoritma google.

Hukuman tersebut berupa hilangnya halaman web atau blog dari hasil pencarian.

Kalau sewaktu-waktu postingan atau halaman blog kamu hilang dari peredaran search engine Google, jangan kaget, ya. Misal, awalnya halaman blog kamu mempunyai posisi yang bagus di SERP. Lalu, tiba-tiba ketika kamu search artikel andalan di blog melalui Google.Com atau Google.Co.Id, ternyata artikel sudah tidak ada lagi pada halaman pertama. Jangankan halaman pertama, artikel benar-benar sudah terlempar entah pada page berapa dalam mesin pencari milik Google. Sakiiit hati kan, cyiiint! Hahaha

Darimana kamu tahu bahwa Blog kamu dipenjara oleh Google, Dah?

Jadi, kronologinya begini. Saya kan mau buat masakan enak tuh, ya. Sudah menyiapkan wajan, menuangkan minyak, e lha koq bumbunya lupa belum dibuat. :mrgreen:

Awalnya, saya membuka dashboard blog. Niat mau nulis postingan. Setelah sampai dahsboard, kan langsung telihat sajian istimewa tuh, ya. Lha kok saya melihat kalau stats atau traffik blog turun drastis. Biasanya perhari mencapai 70 visitor, lha udah tiga hari koq hanya 5-10 visitor saja. Saya syok, dong! Hahaha. Syoknya biasa saja, Sih.

Kemudian saya tanya-tanya kepada para mastah. Ada Kang Yayat, Kang Argun, Kang Arman, Kang Iwan, Kang Duto dkk. Tuh, Kang-Kang semua yang saya tanyain nih, ya. :mrgreen:

Kang, Blog saya visitornya turun drastis tis. Kenapa yaaa?”

Berragam pendapat dan jawaban yang diutarakan oleh para mastah. Tapi, intinya sama. Kalau blog saya sedang dihukum oleh Google. Sungguh kasihan Blog ini. Setelah pernah beberapa bulan yang lalu ngedrop karena hosting, ini kembali ngedrop. Enggak tahu apa alasan Google menghukum Blog saya ini.

Apakah saya terlalu memaksa dalam optimasi? Saya rasa kok tidak, ya. Karena, saya menulis postnya ya biasa banget. Just share information and how to. Mungkin, Google memang sedang mengadakan razia ketat. Sampai personal blog macam ini kesemprit prit priiiiiiiiit! Hahaha

Lalu, dapat saran apa dari para mastah, Dah?

Sebelum berlanjut pada tips, terlebih dahulu saya diminta untuk mengecek kalau Blog IT ini terkena sandbox atau bukan.

Bagaimana cara mengeceknya, Dah?

Oya, apakah Google Sanbox hanya bisa diketahui dari turunnya visitor, Dah?

Atau, sekedar hilangnya page atau postblog dari search engine?

Jawabannya di postingan terpisah, ya. Dan, karena Google Sandbox Bukan Sahabat Belajar IT. Jadi, saya banyak berharap, sandbox cepat keluar dan jangan menggerogoti BIS, ya! :mrgreen:

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *