Solusi Bagi Blog yang Terkena Sandbox

google sandboxSahabat Belajar IT. Solusi Blog yang Terkena Sandbox – Teman-teman, masih ingatkah beberapa hari yang lalu saya menulis tentang Google Sandbox Bukan Sahabat Belajar IT. Hayoo, yang belum membaca postingan tersebut, silakan membacanya dahulu, ya. Supaya sudah tidak lagi menerka-nerka Google Sandbox.

Menyegarkan ingatan dahulu, bahwa Sandbox Google Panda adalah sebuah tendangan pinalti *pinjam istilah bola* yang di berikan google kepada sebuah blog atau website yang telah melanggar TOS dari algoritma yang telah ditetapkan oleh Google. Perlu Anda tahu, bahwa Google selalu update atau mengubah algoritmanya. Saya tidak paham, dalam jeda berapa lama Google bertahan dengan algoritma atau berapa bulan sekali Google melakukan update algoritma.

Tapi, kalau Google update algoritmanya, biasanya ada pemberitahuan dari para pakar SEO melalui email. Sebenarnya bukan pemberitahuan, sih, lebih pada penawaran jasa mereka. Dan sekarang, Google Panda update algoritma 4.0.

Siang hari, saya iseng coba melihat statistik di analystic. Kaget aja karena grafik visitor mebgalami penurunan secara drastis. Hampir 80% dari biasanya. Saya coba cek juga stats di dahsboard blog, dan ternyata turun juga. Sudah tiga hari berlalu visitor turun, dan saya baru mengetahuinya. Enggak perhatian banget, ya. Hahaha

Solusi Bagi Blog yang Terkena Sandbox

Setelah mendekati para mastah, saya diberi beberapa tips atau solusi bagi blog yang terkena Google Sandbox. Adalah sebagai berikut:

  1. Cek kebenarannya melalui situs http://pixelgroove.com/serp/sandbox_checker/. Dan hasilnya dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu:
    Deindexed – When your domain is completely removed from Google. Also known as Banned. Penalized – When your domain or page still exists but none of your pages can be found through very direct search queries.  This penalty can be automatic through the Google algorithm or manually applied by a Google Quality Engineer.
    Sandboxed – Your domain or page wasn’t Deindexed or Penalized, but the traffic you were getting from Google suddenly drops dramatically. Dan setetelah saya mengecek, blog www.belajaritsaja.com masuk pada kategori Sanboxed. Sudah valid terkena Sandbox. :mrgreen:
  2. Update artikel minimal satu artikel per hari. Jangan karena visitor turun, terus Blog ditinggal begitu saja. Kasih bukti ke Goolge kalau Blog Anda tuh berkualitas. Bukan Blog COPY PASTE! Part yang ini saya merasa susah. Karena, bagi saya untuk update blog tiap hari lumayan keteteran. Belum bisa konsisten. Padahal, ini jurus paling ampuh untuk bisa keluar dari Sandbox. Katanya, sih. Kata Bos Dewa SEO.
  3. Menciptakan konten tulisan orisinil, bukan copy paste. Nah, ini semacam mencekik banget. Mengapa? Karena selama ini saya menulis artikel benar-benar orisinil, enggak copy-paste. Ini semacam tuduhan dari Google nih. Sebenarnya agak enggak terima. :mrgreen:
  4. Cek broken link (link error) pada postingan. Ada kejadian yang bisa dibilang aneh. Setelah visitor blog turun drastis, ternyata inbound link yang sudah saya ciptakan pada semua postingan mendadak jadi broken. Saya sama sekali tidak mengganti url yang sudah ada. Tapi, hampir di setiap link ada tambahan %20%30 atau %%%. Dan, perlu Anda tahu, kalau Google Panda benci banget sama Broken link. Jadi, ini harus segera diselesaikan. Silakan cek broken link melalui situs .
  5. Jangan menggunakan teknik optimasi. Ya, lupakan sejenak teknik optimasi. Karena, belum banyaknyang tahu algoritma Google Panda 4.0 itu sistemnya seperti apa.

Nah, setelah melakukan ke lima hal di atas, untuk penciptaan artikel berikutnya harus penuh pertimbangan, ya. Terutama dari sisi kualitas konten. Dan untuk segi promosi, lebih baik mempercayai sosial media dan Google Plus milik Goolge. Karena, ke duanya sangat berpengaruh dalam peningkatan visitor blog dan atau website.

Terakhir, saya berpesan. Kalau blog sedang terkena Google Sanbox, Anda harus sabar, yes. Karena proses pemulihan setelah blog terjangkit Sandbox lumayan lama. Jadi benar-benar ekstra sabar dan jangan lupa update blog, supaya enggak kudet, supaya blog Anda tetap terbaca oleh mesin pencari.

Sekian postingan tentang Solusi Blog yang Terkena Sandbox. Semoga bermanfaat, yes.

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *